20 Latihan Soal CPNS – Tes Intelegensi Umum (TIU) HOTS - Yusep Kurniawan

Breaking

Thursday, November 5, 2026

20 Latihan Soal CPNS – Tes Intelegensi Umum (TIU) HOTS


Tingkat kesulitan: Menengah–sulit

Karakter soal: Analisis, penalaran, evaluasi informasi, pemecahan masalah, dan pengambilan keputusan.

Petunjuk: Bacalah setiap soal dengan cermat. Pilih satu jawaban yang paling tepat berdasarkan informasi dan ketentuan yang diberikan. Pembahasan disediakan setelah setiap soal.

A. Kemampuan Verbal

Soal 1 – Analogi – hubungan fungsi

Kompas berhubungan dengan navigasi sebagaimana barometer berhubungan dengan ....

  1. Kecepatan angin
  2. Tekanan udara
  3. Kelembapan udara
  4. Arah mata angin
  5. Curah hujan
Kunci jawaban: B
Pembahasan

Kompas merupakan alat untuk membantu menentukan arah dalam navigasi. Barometer merupakan alat untuk mengukur tekanan udara. Hubungan yang dicari adalah alat dan besaran/fungsi yang diukurnya, bukan dua hal yang sekadar berkaitan dengan cuaca.

Analisis distraktor: Pilihan A, C, dan E sama-sama berkaitan dengan meteorologi, tetapi bukan besaran yang diukur barometer. Pilihan D lebih dekat dengan fungsi kompas.

Soal 2 – Analogi – hubungan proses berpikir

Premis : kesimpulan = data : ....

  1. Arsip
  2. Informasi
  3. Inferensi
  4. Instrumen
  5. Hipotesis
Kunci jawaban: C
Pembahasan

Premis merupakan dasar yang digunakan untuk menarik kesimpulan. Dengan pola yang sama, data menjadi dasar untuk menarik inferensi atau simpulan berdasarkan bukti.

Analisis distraktor: Informasi dapat terbentuk dari pengolahan data, tetapi pasangan yang paling sejajar dengan hubungan premis–kesimpulan adalah data–inferensi.

Soal 3 – Makna kata dalam konteks

Dalam laporan evaluasi tertulis: “Perubahan kebijakan dilakukan secara gradual agar pelaksana memiliki waktu untuk menyesuaikan prosedur.” Makna kata gradual pada kalimat tersebut adalah ....

  1. Mendadak dan menyeluruh
  2. Bertahap dan berangsur-angsur
  3. Sementara dan tidak pasti
  4. Serentak dalam waktu singkat
  5. Berulang tanpa perencanaan
Kunci jawaban: B
Pembahasan

Konteks kalimat menunjukkan perubahan dilakukan sedikit demi sedikit agar pelaksana dapat beradaptasi. Karena itu, gradual berarti bertahap atau berangsur-angsur.

Analisis distraktor: Pilihan A dan D justru menunjukkan perubahan cepat atau sekaligus. Pilihan C dan E tidak menggambarkan makna gradual.

Soal 4 – Antonim kontekstual

Pilih kata yang paling berlawanan makna dengan kata “sporadis” dalam konteks: “Pengawasan dilakukan secara sporadis sehingga beberapa pelanggaran tidak terdeteksi.”

  1. Insidental
  2. Sesekali
  3. Terpencar
  4. Berkala dan konsisten
  5. Tidak merata
Kunci jawaban: D
Pembahasan

Sporadis berarti terjadi sesekali, tidak teratur, atau tersebar. Lawan makna yang paling tepat dalam konteks pelaksanaan pengawasan adalah berkala dan konsisten.

Analisis distraktor: Pilihan A, B, C, dan E masih memiliki nuansa tidak teratur atau tidak merata, sehingga bukan antonim.

Soal 5 – Silogisme – penarikan simpulan

Seluruh analis kebijakan wajib menyusun rekomendasi berbasis data. Sebagian pegawai pada Unit Perencanaan adalah analis kebijakan. Semua pegawai Unit Perencanaan mengikuti pelatihan evaluasi program. Simpulan yang pasti benar adalah ....

  1. Semua peserta pelatihan evaluasi program adalah analis kebijakan.
  2. Sebagian pegawai Unit Perencanaan wajib menyusun rekomendasi berbasis data.
  3. Semua analis kebijakan bekerja pada Unit Perencanaan.
  4. Sebagian pegawai Unit Perencanaan tidak mengikuti pelatihan evaluasi program.
  5. Semua pegawai yang menyusun rekomendasi berbasis data adalah peserta pelatihan.
Kunci jawaban: B
Pembahasan

Diketahui sebagian pegawai Unit Perencanaan merupakan analis kebijakan. Karena seluruh analis kebijakan wajib menyusun rekomendasi berbasis data, maka sebagian pegawai Unit Perencanaan tersebut juga memiliki kewajiban itu.

Analisis distraktor: A dan E membalik hubungan yang tidak dinyatakan. C mengubah pernyataan sebagian menjadi semua. D bertentangan dengan informasi bahwa seluruh pegawai Unit Perencanaan mengikuti pelatihan.

B. Kemampuan Numerik

Soal 6 – Deret angka – pola bertingkat

Perhatikan deret berikut: 4, 9, 19, 39, 79, .... Angka berikutnya adalah ....

  1. 119
  2. 139
  3. 149
  4. 159
  5. 169
Kunci jawaban: D
Pembahasan

Setiap suku diperoleh dengan mengalikan suku sebelumnya dengan 2, kemudian menambahkan 1: 4×2+1=9; 9×2+1=19; 19×2+1=39; 39×2+1=79. Jadi 79×2+1=159.

Analisis distraktor: Pilihan yang lebih kecil biasanya muncul jika peserta hanya meneruskan selisih secara keliru. Periksa hubungan antarsuku, bukan hanya selisih terakhir.

Soal 7 – Deret angka – selisih kuadrat

Tentukan angka yang tepat untuk melanjutkan deret: 2, 6, 15, 31, 56, ....

  1. 82
  2. 86
  3. 90
  4. 92
  5. 96
Kunci jawaban: D
Pembahasan

Selisih antarsuku adalah 4, 9, 16, dan 25, yaitu 2², 3², 4², dan 5². Selisih berikutnya adalah 6²=36. Maka suku berikutnya 56+36=92.

Analisis distraktor: Pilihan 90 dapat muncul jika pola selisih dianggap bertambah 10, 15, 20, dan seterusnya. Padahal selisihnya membentuk bilangan kuadrat.

Soal 8 – Deret angka – pola perkalian

Sebuah deret dibentuk dengan aturan yang sama pada setiap suku: 3, 8, 18, 38, 78, .... Suku berikutnya adalah ....

  1. 118
  2. 148
  3. 156
  4. 158
  5. 160
Kunci jawaban: D
Pembahasan

Setiap suku diperoleh dengan mengalikan suku sebelumnya dengan 2 lalu menambahkan 2: 3×2+2=8; 8×2+2=18; dan seterusnya. Jadi 78×2+2=158.

Analisis distraktor: Pilihan 156 mengabaikan penambahan 2 pada pola. Pastikan aturan diterapkan konsisten pada seluruh pasangan suku.

Soal 9 – Aritmetika – produktivitas tim

Enam analis dapat menyelesaikan suatu pekerjaan dalam 8 hari dengan produktivitas yang sama. Setelah bekerja selama 2 hari, dua analis tambahan bergabung. Dengan asumsi seluruh analis memiliki kemampuan dan jam kerja yang sama, berapa hari lagi pekerjaan tersebut selesai?

  1. 4 hari
  2. 4,5 hari
  3. 5 hari
  4. 5,5 hari
  5. 6 hari
Kunci jawaban: B
Pembahasan

Total beban kerja setara dengan 6×8=48 hari-orang. Dalam 2 hari pertama, 6 analis menyelesaikan 6×2=12 hari-orang. Sisa pekerjaan 48−12=36 hari-orang. Setelah jumlah analis menjadi 8 orang, waktu yang diperlukan adalah 36÷8=4,5 hari.

Analisis distraktor: Jawaban 6 hari sering muncul jika peserta menghitung sisa waktu dari jadwal awal tanpa memperhitungkan tambahan tenaga. Jawaban 4 hari mengabaikan beban kerja yang tersisa.

Soal 10 – Aritmetika – rata-rata gabungan

Nilai rata-rata 5 peserta dalam suatu tes adalah 72. Setelah satu peserta susulan memperoleh nilai 90, rata-rata keenam peserta menjadi ....

  1. 73
  2. 74
  3. 75
  4. 76
  5. 78
Kunci jawaban: C
Pembahasan

Jumlah nilai lima peserta adalah 5×72=360. Setelah ditambah nilai 90, jumlahnya menjadi 450. Rata-rata enam peserta adalah 450÷6=75.

Analisis distraktor: Menghitung (72+90)÷2 menghasilkan rata-rata dua angka, bukan rata-rata seluruh peserta. Gunakan jumlah nilai total dibagi jumlah peserta.

Soal 11 – Persentase – diskon bertingkat

Sebuah perangkat kerja mendapat potongan harga 20%, kemudian mendapat potongan tambahan 10% dari harga setelah potongan pertama. Jika harga awal Rp2.500.000,00, harga akhirnya adalah ....

  1. Rp1.750.000,00
  2. Rp1.800.000,00
  3. Rp1.850.000,00
  4. Rp1.900.000,00
  5. Rp2.000.000,00
Kunci jawaban: B
Pembahasan

Potongan pertama 20% membuat harga menjadi 80%×Rp2.500.000=Rp2.000.000. Potongan kedua 10% dihitung dari Rp2.000.000, yaitu Rp200.000. Harga akhir Rp1.800.000.

Analisis distraktor: Menjumlahkan diskon menjadi 30% menghasilkan Rp1.750.000,00. Cara itu keliru karena diskon kedua dihitung dari harga yang sudah dipotong.

Soal 12 – Perbandingan – kecepatan relatif

Dua kendaraan berangkat bersamaan dari dua kota yang berjarak 240 km dan bergerak saling mendekat. Kecepatan kendaraan pertama 70 km/jam, sedangkan kendaraan kedua 50 km/jam. Jika kecepatan tetap, keduanya akan bertemu setelah ....

  1. 1 jam 30 menit
  2. 1 jam 45 menit
  3. 2 jam
  4. 2 jam 15 menit
  5. 2 jam 30 menit
Kunci jawaban: C
Pembahasan

Karena bergerak saling mendekat, kecepatan relatifnya adalah 70+50=120 km/jam. Waktu bertemu = jarak÷kecepatan relatif = 240÷120=2 jam.

Analisis distraktor: Mengurangkan kecepatan menghasilkan 20 km/jam, yang digunakan untuk gerak searah, bukan gerak saling mendekat.

Soal 13 – Peluang – kejadian tanpa pengembalian

Dalam sebuah kotak terdapat 4 bola merah, 3 bola biru, dan 2 bola hijau. Dua bola diambil sekaligus secara acak. Peluang terambil dua bola dengan warna berbeda adalah ....

  1. 5/18
  2. 7/18
  3. 11/18
  4. 13/18
  5. 5/6
Kunci jawaban: D
Pembahasan

Jumlah seluruh cara mengambil 2 bola dari 9 adalah C(9,2)=36. Pasangan dengan warna sama: merah C(4,2)=6, biru C(3,2)=3, hijau C(2,2)=1; total 10. Pasangan berbeda warna =36−10=26. Peluangnya 26/36=13/18.

Analisis distraktor: Peluang dua bola berbeda warna bukan sekadar menjumlahkan peluang tiap warna. Gunakan ruang sampel pasangan tanpa pengembalian.

C. Penalaran Logis dan Analitis

Soal 14 – Logika kondisional – rantai implikasi

Ditetapkan ketentuan berikut: Jika data telah tervalidasi, rekomendasi dapat diuji. Jika rekomendasi dapat diuji, program boleh memasuki tahap percontohan. Ternyata data telah tervalidasi. Simpulan yang paling tepat adalah ....

  1. Program pasti berhasil setelah memasuki tahap percontohan.
  2. Rekomendasi tidak perlu diuji karena data telah tervalidasi.
  3. Program boleh memasuki tahap percontohan.
  4. Program wajib diterapkan secara nasional.
  5. Data tervalidasi hanya jika program berhasil.
Kunci jawaban: C
Pembahasan

Dari data tervalidasi diperoleh rekomendasi dapat diuji. Dari rekomendasi dapat diuji diperoleh program boleh memasuki tahap percontohan. Jadi simpulan berantai yang sah adalah program boleh memasuki tahap percontohan.

Analisis distraktor: Kata “boleh” tidak sama dengan “pasti berhasil” atau “wajib diterapkan”. Simpulan tidak boleh lebih kuat daripada premis.

Soal 15 – Penalaran himpunan – simpulan yang pasti

Semua dokumen yang telah diaudit memiliki nomor registrasi. Sebagian dokumen pada lemari B telah diaudit. Tidak ada dokumen rahasia yang boleh dipinjam. Simpulan yang pasti benar adalah ....

  1. Semua dokumen di lemari B memiliki nomor registrasi.
  2. Sebagian dokumen di lemari B memiliki nomor registrasi.
  3. Semua dokumen bernomor registrasi boleh dipinjam.
  4. Sebagian dokumen rahasia telah diaudit.
  5. Tidak ada dokumen di lemari B yang bersifat rahasia.
Kunci jawaban: B
Pembahasan

Sebagian dokumen di lemari B telah diaudit. Semua dokumen yang telah diaudit memiliki nomor registrasi. Dengan demikian, sebagian dokumen di lemari B pasti memiliki nomor registrasi.

Analisis distraktor: Premis tidak menyatakan semua dokumen di lemari B telah diaudit. Premis juga tidak menghubungkan status rahasia dengan status audit.

Soal 16 – Penalaran analitis – urutan kegiatan

Lima agenda, yaitu P, Q, R, S, dan T, harus dilaksanakan satu kali dalam satu hari. Ketentuannya: S harus sebelum P; P harus sebelum R; R harus sebelum T; dan T harus sebelum Q. Urutan yang memenuhi seluruh ketentuan adalah ....

  1. P – R – T – S – Q
  2. S – P – R – T – Q
  3. P – S – R – T – Q
  4. R – S – P – T – Q
  5. S – R – P – T – Q
Kunci jawaban: B
Pembahasan

Seluruh ketentuan membentuk urutan berantai S sebelum P, P sebelum R, R sebelum T, dan T sebelum Q. Karena itu, susunan yang tepat adalah S – P – R – T – Q.

Analisis distraktor: Pilihan A menempatkan S setelah T; C menempatkan S setelah P; D dan E menempatkan R sebelum P. Semuanya melanggar minimal satu ketentuan.

Soal 17 – Evaluasi argumen – sebab dan akibat

Sebuah instansi menerapkan sistem antrean digital. Setelah tiga bulan, waktu tunggu rata-rata menurun. Pimpinan menyimpulkan bahwa penurunan tersebut sepenuhnya disebabkan oleh sistem antrean digital. Informasi tambahan yang paling penting untuk menguji kekuatan simpulan itu adalah ....

  1. Jumlah pegawai yang menggunakan telepon pintar meningkat.
  2. Warna tampilan aplikasi disukai sebagian besar pengguna.
  3. Pada periode yang sama, instansi juga menambah loket pelayanan dan jumlah petugas.
  4. Sebagian masyarakat menganggap antrean digital lebih modern.
  5. Aplikasi dapat diakses melalui beberapa jenis perangkat.
Kunci jawaban: C
Pembahasan

Untuk menyatakan bahwa sistem digital menjadi penyebab penurunan waktu tunggu, faktor lain yang mungkin memengaruhi hasil harus diperiksa. Penambahan loket dan petugas merupakan variabel lain yang secara langsung dapat mengurangi antrean.

Analisis distraktor: Pilihan A, B, D, dan E berkaitan dengan penerimaan atau fitur aplikasi, tetapi tidak sekuat pilihan C dalam menguji kemungkinan penyebab alternatif.

Soal 18 – Penalaran keputusan – prioritas berbasis kriteria

Sebuah tim harus memilih satu dari empat program untuk segera dilaksanakan. Kriteria wajibnya adalah: berdampak pada kelompok paling rentan, dapat dilaksanakan dalam tiga bulan, dan tidak melampaui anggaran. Data program sebagai berikut: P berdampak tinggi pada kelompok rentan, selesai 4 bulan, sesuai anggaran; Q berdampak sedang, selesai 2 bulan, sesuai anggaran; R berdampak tinggi, selesai 3 bulan, melampaui anggaran; S berdampak tinggi, selesai 3 bulan, sesuai anggaran. Program yang memenuhi seluruh kriteria adalah ....

  1. Program P
  2. Program Q
  3. Program R
  4. Program S
  5. Program P dan R
Kunci jawaban: D
Pembahasan

Program harus memenuhi ketiga kriteria secara bersamaan. P gagal pada batas waktu, Q gagal pada dampak terhadap kelompok rentan, dan R gagal pada batas anggaran. Hanya S yang berdampak tinggi, selesai dalam tiga bulan, dan sesuai anggaran.

Analisis distraktor: Jangan memilih program hanya karena unggul pada satu atau dua kriteria. Kata “wajib” berarti seluruh syarat harus terpenuhi.

Soal 19 – Penalaran pola visual – rotasi arah

Perhatikan urutan simbol arah berikut: ↑, ↗, →, ↘, .... Jika pola perubahan arah berlangsung secara konsisten, simbol berikutnya adalah ....

  1. ↙
  2. ↓
  3. ←
  4. ↖
  5. ↑
Kunci jawaban: B
Pembahasan

Setiap simbol berputar 45 derajat searah jarum jam: atas, serong kanan atas, kanan, serong kanan bawah. Satu langkah berikutnya adalah bawah (↓).

Analisis distraktor: Pilihan A merupakan rotasi 45 derajat tambahan yang belum tepat jika dihitung dari ↘; perubahan berikutnya tetap 45 derajat menuju ↓.

Soal 20 – Penalaran analitis – menentukan posisi

Dalam sebuah forum, lima peserta A, B, C, D, dan E duduk berjajar menghadap ke depan. Ketentuannya: A duduk di sebelah kiri C; B tidak duduk di ujung; D duduk tepat di sebelah kanan E; dan C tidak duduk berdampingan dengan E. Susunan yang mungkin adalah ....

  1. A – E – D – B – C
  2. E – D – A – C – B
  3. B – A – C – E – D
  4. A – C – B – E – D
  5. E – D – C – A – B
Kunci jawaban: D
Pembahasan

Pada pilihan D, A berada di sebelah kiri C; B berada di posisi tengah (bukan ujung); D tepat di sebelah kanan E; dan C tidak berdampingan dengan E karena dipisahkan oleh B.

Analisis distraktor: Pilihan A menempatkan B bukan di ujung dan D tepat di kanan E, tetapi C berdampingan dengan B, bukan E—periksa seluruh ketentuan. Pilihan E menempatkan A di kanan C sehingga melanggar syarat pertama.
Catatan: Paket ini merupakan latihan mandiri bergaya HOTS untuk mengasah kemampuan verbal, numerik, dan penalaran analitis. Soal disusun sebagai bahan latihan, bukan naskah resmi atau bocoran soal seleksi CPNS.

No comments:

Post a Comment